
Darah tinggi (hipertensi) adalah kondisi di mana tekanan darah pada dinding arteri berada di angka 140 ÷ 90 mmHg atau lebih. Sering dijuluki silent killer, penyakit ini umumnya tidak bergejala, namun memicu komplikasi fatal seperti stroke dan serangan jantung jika dibiarkan.
Pengendalian dan Pencegahan
Kondisi ini dapat dikontrol melalui penerapan gaya hidup sehat:
- Kurangi garam: Batasi asupan natrium dan makanan olahan.
- Diet seimbang: Perbanyak makan buah (seperti pisang) dan sayuran.
- Olahraga teratur: Lakukan aktivitas fisik seperti jalan cepat selama ≥ 30 menit sehari.
- Kelola stres: Praktikkan teknik relaksasi untuk menjaga detak jantung tetap stabil.
-
Darah tinggi (hipertensi) sering disebut sebagai silent killer karena sering tidak bergejala. Namun, saat tekanan darah melonjak, Anda mungkin mengalami sakit kepala, pusing, leher kaku, penglihatan kabur, nyeri dada, sesak napas, hingga mimisan. Cara paling akurat memastikannya adalah dengan cek tekanan darah.
Penting untuk dicatat bahwa banyak penderita tidak merasakan apa-apa sampai tekanan darah mencapai tingkat yang sangat tinggi atau terjadi komplikasi. Berikut adalah ciri-ciri dan gejala yang biasanya muncul:Darah tinggi (hipertensi) disebabkan oleh kombinasi faktor gaya hidup dan kondisi medis. Pemicu utamanya meliputi konsumsi garam berlebih, obesitas, kurang gerak, stres, merokok, dan faktor genetik. Kondisi ini juga dapat terjadi akibat penyakit bawaan seperti gangguan ginjal, diabetes, atau masalah tiroid.