Kolesterol adalah lemak dalam darah yang dibutuhkan untuk membentuk sel dan hormon, namun berbahaya jika kadarnya berlebihan (hiperkolesterolemia). Kolesterol tinggi sering kali tidak bergejala, tetapi dapat memicu komplikasi fatal seperti penyakit jantung dan stroke akibat penyumbatan pembuluh darah
emeriksaan melalui tes darah di fasilitas kesehatan sangat diperlukan untuk mengetahui profil lipid Anda, yang mencakup tiga komponen utama: 
  • LDL (Low-density Lipoprotein): Sering disebut “kolesterol jahat” karena menumpuk di dinding pembuluh darah. Kadar idealnya adalah < 100 mg/dL
  • HDL (High-density Lipoprotein): Dikenal sebagai “kolesterol baik” yang berfungsi membuang kelebihan kolesterol. Kadar yang baik adalah 60 mg/dL atau lebih.
  • Trigliserida: Jenis lemak lain dari sisa kalori tubuh. Batas normalnya adalah < 150 mg/dL.
    Total kolesterol yang disarankan secara keseluruhan adalah < 200 mg/dL
Untuk mengontrol atau menurunkan kadar kolesterol, Anda dapat menerapkan langkah-langkah berikut: 
Anda dapat mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat atau menggunakan aplikasi layanan kesehatan untuk melakukan pengecekan profil lipid secara berkala
  • Perbaiki pola makan: Batasi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, seperti gorengan, jeroan, daging merah berlemak, dan makanan cepat saji. Perbanyak konsumsi sayur, buah, gandum utuh, dan ikan.
  • Olahraga rutin: Lakukan aktivitas fisik atau olahraga teratur minimal 30 menit sehari (atau 150 menit per minggu).
  • Konsultasi dokter: Jika perubahan gaya hidup tidak cukup, dokter akan meresepkan obat penurun kolesterol seperti golongan statin. 
  • Hentikan kebiasaan merokok: Merokok dapat merusak pembuluh darah dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *